deep web
June 26, 2019

Fakta dan Mitos Seputar Deep Web yang Harus Kamu Tahu

Deep web menjadi salah satu ruangan di Internet yang ngeri-ngeri sedap. Sebab meski sudah banyak orang mewanti-wanti agar tak berkunjung ke ruang penuh tanda tanya ini, toh nyatanya masih ada saja mereka yang berusaha mencari celah dan cara untuk bisa mengaksesnya.

Sebenarnya, Deep Web kadang lebih banyak disalah artikan oleh para penjelajah dunia maya dengan tempat yang sangat berbahaya.

Hal ini mungkin saja benar, meski tidak demikian adanya. Masih ada banyak salah kaprah soal Deep Web ini ternyata, dan satu persatu akan kita bongkar faktanya dalam artikel kali ini.

Benarkah Deep Web selalu identik dengan kejahatan. Atau apakah mengaksesnya juga termasuk kejahatan pula? Mari kita luruskan dengan uraian fakta berikut ini.

 

Mengenal Deep Web dan Dark Web

Deep Web sebenarnya hanya sebuah istilah saja. Kalau diterjemahkan secara bebas maka istilah ini akan merujuk pada arti, informasi yang termasuk dalam database internet namun tak terindeks mesin pencari secara langsung.

 

Dari sini sebenarnya bisa diketahui bahwa Deep Web ini sebenarnya adalah sekumpulan informasi yang online, hanya saja tak mudah diakses oleh publik.

 

Sementara Dark web ini adalah bagian dari deep web. Hanya saja alamat servernya tersembunyi serta hanya bisa diakses menggunakan browser khusus bernama Tor.

 

Dark web seperti namanya memang bertujuan agar orang bisa berselancar secara anonim, sehingga informasi pribadinya tidak akan bisa dicuri.

 

 

Deep Web Sebenarnya Sering Diakses Oleh Banyak Orang

Percayakah kalau sebenarnya siapa saja bisa dengan mudah mengakses deep web ini?

 

Dan sebenarnya ini fakta.

 

Contoh nyata adalah saat seseorang mengakses informasi akun banknya sendiri. Serta menjalankan transaksi via internet banking. Ini termasuk konten deep web.

 

Mengapa demikian?

 

Karena mesin pencari seperti misalnya Google tentu tidak akan mengindeks satu persatu informasi tentang rekening seseorang. Karenanya saat mengakses internet banking kita diharuskan log-in, tujuannya agar mesin telusur tidak menyerap konten penting dan bersifat rahasia.

 

Benarkah Konten Deep Web Selalu Terkait Kejahatan

Di dalam deep web seperti dijelaskan di awal memang terdapat dark web. Dimana saat ini dark web memang diidentikkan dengan konten-konten berbau kriminalitas.

 

Nyatanya, surface web atau web yang selama ini kita kenal punya konten berkisar 1 miliar dokumen. Sedangkan deep web berisi setidaknya 550 miliar dokumen.

 

Ini berarti deep web mencakup 90% konten internet dan hanya 0.1% saja konten deep web yang tergolong dark web.

 

Pertanyaan selanjutnya apakah bermiliar-milar dokumen deep web tadi selalu terkait dengan kejahatan?

 

Tentu saja tidak.

 

Sebab seperti dijelaskan pada fakta kedua. Bahwa konten-konten privat seperti misalnya akun bank dan jumlah saldo seseorang tidak termasuk dalam konten kejahatan. Ini adalah informasi sensitif yang tidak akan terindeks mesin pencari.

 

Mengapa Deep Web Tidak Terindeks Mesin Pencari

Seperti diketahui pada fakta sebelumnya bahwa dokumen deep web demikian besar namun tidak terindeks mesin pencari seperti misalnya Google.

 

Sebenarnya ini ada alasannya.

 

Yang pertama tentu saja Google tak ingin menyertakan hasil penelusuran yang bisa saja mengikutkan konten-konten dark web dan berbau kriminalitas. Sementara alasan berikutnya tentu saja menjaga privasi pemakai internet karena tak semua konten deep web sebenarnya adalah konten yang berkaitan dengan kriminalitas.

 

Mariana Web adalah Omong Kosong

Banyak orang percaya dengan sebuah infografis yang memberikan gambaran tentang susunan internet.

 

Dalam infografis tersebut dijelaskan tentang bagaimana internent ditampilkan. Termasuk adanya sebuah bagian yang disebut dengan Mariana Web dan terinspirasi dari nama terdalam di muka bumi yang disebut sebagai Mariana Trench (Palung Mariana).

 

Ini sebenarnya adalah omong kosong yang dibumbui dengan beragam dongeng. Bahwa di bagian internet tersebut terdapat beragam rahasia mulai asal muasal penciptaan manusia, tentang Tuhan dan kehidupan serta berbagai rahasia pemerintah.

 

Ini adalah omong kosong yang sering dipercaya banyak orang. Meski sang pembuat infografis sendiri tidak tahu menahu apa isi dalam Mariana Web tersebut.

 

Si pembuat infografis hanya memberikan gambaran bahwa siapa saja yang mengakses bagian tersebut akan berurusan dengan biro penyelidik federal Amerika atau lazim dikenal dengan FBI.

Itulah tadi beberapa fakta deep web dimana banyak orang sering salah kaprah. Deep web tak pernah sama dengan dark web dimana orang bisa berselancar di internet secara anonim yang kemudian keuntungan inilah yang dimanfaatkan oleh para pelaku kriminal terorganisir.

Namun apapun itu, internet adalah tetap ruang publik yang harus dimanfaatkan secara bijak dan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku di masing-masing negara.

Tags: